Finally ketemu juga sama teman-teman lama. Teman zaman SMP. Iqa dan Indah. I miss 'em so much! Iqa yang cuma bisa ketemu setahun sekali, itu juga kalo lagi liburan lebaran. Dan Indah yang setelah tamat SMP baru ketemu lagi kemaren! Oh God, kangennya gila-gilaan. Rasanya pengen dipelukin terus-terusan. Waktu emang berjalan sangat cepat yah. Banyak cerita, banyak kisah yang udah dilewati selama kami ga ketemu. Si Iqa udah married aja di umur 20 sama Pak Polisi umur 27. Nah loh, giliran aku married kapan? Si Indah yang kuliah di Malaysia dan berencana kerja di sana juga.Well, semoga kami semua dan teman-teman yang lain sukses dengan jalan yang dipilih masing-masing. Amin!
It's been a long time since that day.
Aku udah melewati begitu banyak kejadian. Aku udah nyaman dengan keadaan sekarang ini. Rasanya hidupku sekarang jauh lebih baik. Dikelilingi keluarga, sahabat dan teman yang begitu menyenangkan.
Masih inget waktu papa nelfon kemarin;
Papa: Kak,kakak mau kucing ga?
Aku: Kucing? Emang boleh kak upha pelihara kucing pi?
Papa: Boleh lah kak. Cantik ni kucingnya. Mau ga?
Aku: Mau dong pi! Tapi nanti mami marah?
Papa: Yaudah,kalo gitu minggu depan aja. Kita tanya mami dulu.
Aku: Oke pi!
*telfon ditutup*
Begitu telfon ditutup, aku langsung datangin mama buat bilangin kalo papa mau beliin kucing buat aku. Seketika itu juga mama langsung bilang "GA BOLEH! dirumah ga boleh pelihara kucing. Kucing itu bla..bla..bla..". Dan aku langsung lemas dengernya. Yang dibilang mama memang benar sih. Katanya kucing bawa penyakit buat cewek. Bisa bikin susah hamil. Ga mau dong susah hamil gara-gara kucing?
Lagi nonton tiba-tiba papa,abang sama adekku pulang. Adek ku nentengin kandang yang lumayan gede. Kirain isinya burung. Karna rencananya papa cuma mau beli burung. Eh,ternyata waktu dideketin isinya kucing! Gilaaaaa! Senang kali rasanya. Tapi waktu liat ekspresi mama,muka mama udah ketat aja. Terus langsung bilang "Kak upha,jangan pegang ato meluk kucingnya. Ga boleh". Aku yang memang lagi senang tentu aja ga peduli. Tetap aja dipegang-pegang. Gemes sih! Senang liat gaya jalannya yang anggun. Matanya yang emas. Warna bulunya yang abu-abu tua. Ekornya yang panjang. Dia suka duduk di depan pintu. Apalagi mukanya sedikit mirip cheetah. Ya,aku suka sesuatu yang berbau cheetah,harimau,singa. Karna binatang-binatang tadi pembawaannya tenang,anggun,tapi berbahaya. Don't play with them or you'll die! LOL!
Tapiiiiiiiiiii kesenangan tadi cuma buat sementara. SEMENTARA! Karna mama memang ga setuju buat pelihara kucing takut aku kenapa-kenapa. Jadi dengan sangat terpaksa dikembalikanlah si kucing tadi. Padahal dia udah ku namain 'Gesky'. Dengan berat hati aku masukin dia ke kandang dan aku naikkan ke mobil. Masih sempat aku elus-elus dia dari sela-sela besi kandangnya. Sediiih tapi harus. Semoga deh aku bisa pelihara kucing lagi lain waktu. Amin.
Apa kalian pernah sadar kalo kita sering meminta kepada Tuhan untuk diberikan jodoh yang bisa menerima kita apa adanya? Selalu kita bilang dengan lantang dan penuh keyakinan, "Ah, kalo aku pribadi sih ga perlu ganteng/cantik, yang penting bisa terima aku apa adanya!". Tapi prakteknya, ketika ada orang yang mau menerima kita apa adanya, kita malah tidak mau melihat dia, menolaknya. Alasannya klise, "aku ga cinta sama dia!, aku ga sayang sama dia!, aku sama dia tuh ga dapet chemistry nya!, dia kurang ini/itu!, dia terlalu ini/itu!".
Nobody's perfect. No one's perfect. Nothing's perfect.
Kita terlalu sibuk untuk mencari sosok yang sempurna. Walaupun kita sendiri tau bahwa yang sempurna itu ga ada kecuali Tuhan. Padahal dengan adanya ketidaksempurnaan itu kita bisa saling mengisi dan melengkapi satu sama lain. Ketidaksempurnaan itulah yang bisa membuat kita semakin kuat. Tapi yah begitulah manusia. Begitulah saya, begitulah anda, begitulah kita. Tidak pernah puas dengan apa yang didapat. Tidak pernah bersyukur dengan yang kita miliki. Selalu ingin mencari yang lebih dan lebih dan lebih baik lagi. Padahal apa yang menurut kita baik belum tentu bagus dan baik juga untuk diri kita. Jadi intinya, sayangi orang yang menyayangimu, syukuri apa yang ada didepanmu, syukuri apa yang telah kau miliki. Karna tidak akan ada habisnya jika kau hanya terus mencari yang terbaik.
Kalo ada hal yang sangat aku syukuri di hidupku saat ini, pasti jawabannya adalah keluarga dan sahabat. Mereka adalah orang-orang yang gak akan pernah meninggalkan kita sekalipun saat kita berada dalam titik terendah. Bersyukur punya orang tua yang masih lengkap dan harmonis sampai sekarang dan insyaAllah selamanya sampai maut menjemput. Bersyukur punya abang dan adik yang mengingatkan dan selalu membantu ku. Dan bersyukur punya sahabat-sahabat yang selalu mendukung aku, membuatku tertawa, mengingatkan ku ketika aku melakukan kesalahan.
Sahabatlah yang kita cari ketika kita sedang merasakan sesuatu, senang dan sedih. Bersyukur punya sahabat-sahabat seperti mereka yang berpikir logis dan realistis, karna terkadang aku lebih mementingkan hati daripada pikiran. Bersyukur mereka tidak meninggalkan ku dan malah merangkul ku kembali disaat-saat seperti kemarin. Disaat aku benar-benar merasa down akan sesuatu hal karna aku mengabaikan kata-kata dan nasehat mereka. Ya! Aku benar-benar membutuhkan sahabat-sahabat seperti mereka. Sahabat yang walaupun kata-katanya 'sakit' di dengar tapi mampu menyadarkan hati dan pikiran. Sekarang aku tau kalau sahabat itu ga akan pernah bisa digantikan oleh apapun. Orang bisa datang dan pergi sesuka mereka tapi sahabat akan terus disisimu untuk menjaga dan menuntunmu.
Salah satu dari sekian banyak pelajaran dan hikmah yang aku ambil dari peristiwa kemarin adalah, "Ketika kau senang dan menyukai sesuatu ataupun seseorang, dengarkan pendapat keluargamu dan sahabatmu. Karna ketika kau sedang bahagia akan sesuatu atau seseorang tersebut, mata, hati dan pikiranmu buta melihat sekeliling. Dan disaat itulah keluarga dan sahabatmu menjadi mata, hati dan pikiranmu untuk mengingatkanmu". :')
IMPIAN. Kalo udah denger kata itu aku langsung ngebayangin kain-kain, gunting, meteran. Aku pengen jadi fashion designer! Alasan pertama kenapa aku pengen jadi fashion designer karna aku ga mau kalo tiba-tiba dijalan ketemu orang yang bajunya kembaran sama aku. Alasan kedua karna aku suka sesuatu yang unik, beda dengan orang lain makanya aku pengen ciptain fashion sendiri. Intinya tetap ga mau kembaran sama yang lain! Sayangnya aku baru menyadari impian ku ini waktu pertengahan kuliah. Pengen sekolah design tapi kyknya udah telat. Lagian orang-orang disekelilingku juga bilang kalo kuliah dulu baru ikut kursus jahit aja. Pendidikan tetap yang utama, impian ku itu dijadikan hobi aja. Dan setelah dipikir-pikir benar juga. Aku harus punya pemasukan sendiri dulu kan kalo mau nge-wujud-in impian-impian ku itu? Ga ngerti kenapa tapi aku yakin aja kalo suatu saat aku bisa buka butik sendiri yang semua isi dari butik itu adalah rancangan ku sendiri. Memang ga mudah buat nge-wujud-innya. Tapi kalo kita yakin, usaha dan berdoa pasti ada jalannya buat meraih impian-impian itu. :)
Look at these pictures. Someday, am gonna make it by myself!
Harusnya sejak kemarin kamu melepaskan aku, sejak aku memintamu pergi dari hidupku. Kenapa harus seperti ini? Masih tidak bisa terpikirkan oleh ku. Untuk apa kamu menahan ku pergi kemarin? Untuk apa janji-janji itu kau ucapkan lagi? Sekarang apa? Kamu ingkar lagi kan? Aku heran mengapa kamu begitu yakinnya mengucapkan janji sampai-sampai tidak mau melepaskan ku kemarin. Heran mengapa kamu lebih senang melihatku 'tersiksa' dengan hidup dalam ketidakpastian yang kamu berikan. Sampai suatu saat kamu akhirnya mengucapkan kata-kata itu. Kata-kata yang selalu ku tunggu keluar dari mulut mu belakangan ini. Kamu tidak tau betapa senangnya aku kan? Bukan senang karna jauh darimu namun senang karna akhirnya aku lepas dari rasa sakit yang kamu berikan. Lepas dari ketidakpastian janji-janji mu. Walaupun mungkin hati ini masih terasa sakit tapi aku tidak membencimu. Aku tidak menyesali pernah kenal dan menjalin hubungan denganmu. Karna, dirimu dan peristiwa kemarin membuatku semakin dewasa memandang hidup. Maaf kalau selama kita bersama kemarin aku kurang mengerti kamu. Terima kasih yah karna pernah menjadi bagian hidupku. Pernah mencintai aku. Pernah membuatku tersenyum, tertawa dan marah karna tingkahmu. Pernah membuat hari-hariku berwarna. Semoga kamu bahagia dengan siapapun itu. :)
And..........now, i'm free!! Yiihaaaa!! :))
I know I can't take one more step towards you
Cause all that's waiting is regret
And don't you know I'm not your ghost anymore
You lost the love I loved the most
I learned to live half alive
And now you want me one more time
And who do you think you are
Running 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Who do you think you are
I hear you're asking all around
If I am anywhere to be found
But I have grown too strong
To ever fall back in your arms
And learn to live half alive
And now you want me one more time
And who do you think you are
Running 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Who do you think you are
Dear, it took so long just to feel alright
Remember how to put back the light in my eyes
I wish I had missed the first time that we kissed
Cause you broke all your promises
And now you're back
You don't get to get me back
And who do you think you are
Running 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Don't come back at all
And who do you think you are
Running 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
Don't come back for me
Don't come back at all
Who do you think you are?
Who do you think you are?
Who do you think you are?
Wooow! Surprised! :))
Pengen tau tentang saya yah? Kenapa ga tanya langsung sih? :))
Btw,sebenarnya saya ga suka seperti ini. Tapi anda melakukan satu hal yang fatal menurut saya. Anda menceritakan sesuatu yang tidak terjadi di salah satu situs jejaring sosial tentang situasi kemarin seperti yang sudah saya jelaskan di posting sebelumnya. Kenapa anda mengumbar-ngumbar cerita bahwa saya datang menemui anda lalu marah-marah kepada anda? Lalu kenapa anda juga mengatakan saya gila? Di bagian mana saya marah-marah dengan anda? Jangankan membentak, bicara kasar kepada anda pun saya tidak. Apa anda tidak bisa membedakan mana yang marah dan mana yang sedang berbicara serius? Dan disitu saya menjelaskan bahwa saya tidak punya perasaan lagi dengan mantan saya itu. Saya tidak ingin terbawa-bawa lagi dalam hubungan anda dengan dia. Malah saya juga sedikit memberi saran kepada anda tentang hubungan anda dan dia. Saya memang tidak ingin berkenalan dengan anda kemarin,bukan karna saya marah atau tidak suka dengan anda, tapi saya tidak mau terlibat lagi dalam masalah kalian. Saya tidak ingin bermasalah dengan anda tapi ternyata anda malah menceritakan sebuah kebohongan tentang saya di situs jejaring sosial tersebut. That's why I called you -anak kemarin sore-. Anda terlalu berlebih-lebihan tentang suatu keadaan. Meng-ada-kan yang tidak ada. Tolong anda jangan terlalu drama queen, atau khusus anda saya katakan drama 'princess'. :)
Saya tau tidak hanya anda yang membaca blog ini tapi juga teman-teman anda. Mudah-mudahan teman-teman anda tidak seperti anda yang terlalu melebih-lebihkan suatu keadaan. Dan semoga ini bisa memperjelas semuanya dan tidak ada kebohongan publik yang anda buat lagi selanjutnya. Terima kasih. :)
Kayak judul post ini, aku cuma pengen ketawa saat ini. HAHAHAHAHAHAHA! Lucu kalo inget kejadian-kejadian yang baru lewat. Kirain si 'anu' dapat pengganti yang jauh lebih baik luar dalam. Eh,ternyata lebih buruk dari yang ku bayangkan. Fisik emang ga penting, tapi hati penting booo! Gila yah? Bisa-bisanya dapat yang kayak gitu. Punya wajah yang polos tapi hatinya.......evil! Yang paling disayangkan itu ternyata dia seorang drama queen. Gimana engga? Cerita yang diumbar-umbarnya ke orang-orang ga sesuai dgn kenyataan. Ngedatangin dia niatnya baik-baik pgn bilang kalo aku udah ga ada perasaan apa-apa sama si 'anu' dan ga pengen terlibat lagi, eh malah dibelakang akunya dikata-katain. Yang dia bilang aku gila lah, datang nemuin dia marah-marah lah. Hellooooo! Jangan fitnah deh yah! Berasa jadi korban yang tertindas gitu jadinya! Emang aku ada ngomong kasar yah? Emang aku ada bentak-bentak yah? Ga kan? Terus alasan si anak kemarin sore ini bilang aku gila dan marah-marah apa? Karna aku ga mau kenalan sama dia? Hahahaha! Ga penting juga sih kenalan sama dia, bukannya cemburu atau apa. Tapi emang ga pengen kenal aja, ga pengen dilibatkan lagi sama urusan mereka. Pengen jauh-jauh dari si 'anu' dan anak kemarin sore itu. Tapi emang dasarnya dia itu drama queen jadi mau gimana lagi? Diajak ngomong baik-baik lagi juga percuma. Ga bakal bisa ngerti dia. Pikirannya cetek, dangkal. Masih terlalu anak-anak tingkahnya. Ntar yang ada aku malah dikata-katain lagi sama dia. Hahahaha......
Semoga deh si 'anu' matanya bisa kebuka. Walaupun aku sekarang udah ilfeel mampus sama si 'anu' tapi kasian juga takutnya dia malah jadi ikutan norak. Matanya lagi buta ketutup cinta. Buahahaha! Seandainya bisa ngasi saran sama si 'anu'.... Tapi ga perlu lah, si 'anu' udah gede juga. Mudah-mudahan cepat sadar terus cari yang hatinya lebih baik lagi dan yang penting bukan drama queen yang cuma bisa nyebar fitnah dan kebohongan publik. Males deh liat orang kayak gitu!
Dan buat si anak kemarin sore, tolong dong kalo ngomong jangan dilebih-lebihkan! Sinetron amat sih hidup kamu sayang? Berasa lagi shooting Cinta Fitri yang selalu jadi korban penindasan yah? Hahaha! Jangan bego deh sayang! Btw, long last yaaaah buat kalian berdua! Buahahaha! :))
Heran kenapa masih ada orang yang udah berumur 20 tahun keatas tapi masih ga bisa berpikir dewasa. Aku ada kenal beberapa orang yang begitu. Memang umur ga bisa menjamin kedewasaan seseorang. Tapi sampai kapan mau act like a child? Polos dan bego itu memang bedanya tipis sayang! Percuma deh capek-capek kuliah di jurusan yang bisa di bilang mengamati tingkah laku dan kepribadian orang lain tapi ga bisa ngelakuin itu sama orang-orang di sekitar kalian. Percuma juga kalo kalian masuk di jurusan itu kalo kalian sendiri seperti live in your dreams. Gimana bisa kalian kerja sesuai jurusan kalian kalo masih berpikir seperti anak-anak. Bertingkah seperti anak-anak. Yang ada orang malah kabur karna mikir kalian pasti ga punya kemampuan. Bukannya nenangin orang yang ada malah kalian yang ditenangin orang. Hahaha!
Dan kalian itu pasti bisa dong bedain orang yang lagi marah atau ga. Jadi kalo ga mau kenalan itu dibilang lagi marah-marah yah? Bicara baik-baik dianggap marah-marah yah? Jangan-jangan IQ anda jongkok lagi? Rasanya ingin menertawakan ketololan anda. Ups! Ah sudahlah! Masih anak kemaren sore juga kog anda. Pikiran masih dangkal. Masih manja-manja ga jelas di umur seharusnya bisa bersikap dewasa.
After a long time, finally I made this blog. Awalnya ga mau bikin karna ga tau mau ngepost apa. But,this is my blog. I can do what I want and I can post what I like,rite?Okey, sebenarnya alasan saya untuk mutusin bikin blog ini adalaaaaah,,uummm,,untuk menyalurkan perasaan. Bcos,I think no one can understand me. Saya memang susah untuk dimengerti. Jadi kemungkinan blog ini bakalan berisi curhatan saya. ;))